Kabut Asap Bisa Sebabkan Pneumonia, Ini Penyebabnya

Niko Prayoga
Selain mengganggu jarak pandang, paparan asap juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pneumonia. (Foto: Ilustrasi AI)

Ketika saluran napas mengalami peradangan akibat paparan asap, fungsi silia dapat ikut melemah. Akibatnya, kotoran maupun kuman yang seharusnya dikeluarkan dari saluran pernapasan dapat bertahan lebih lama.

“Saat saluran napas meradang, kerja silia ikut melemah dan kuman yang seharusnya tersapu keluar jadi bertahan,” ujarnya.

2. Makrofag Paru Ikut Terganggu

Pertahanan berikutnya adalah makrofag, yaitu sel yang berperan menangkap dan menghancurkan kuman yang masuk ke dalam paru-paru.

Paparan zat beracun yang terdapat pada partikel asap dapat mengganggu kemampuan makrofag dalam menjalankan tugasnya. Kondisi tersebut membuat kuman yang masuk ke paru-paru lebih sulit dikendalikan oleh sistem imun.

“Zat racun pada partikel asap melemahkan kemampuan sel ini menangkap kuman yang telanjur masuk. Sampai di sini, paru sudah kehilangan dua lapis pertahanannya. Kuman yang biasanya bisa diatasi tubuh mendapat ruang untuk berkembang, dan pneumonia pun terjadi,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kabut Asap Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Ungkap 3 Cara Mengatasinya

5 hari lalu

Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria

6 hari lalu

Kabut Asap Karhutla di Pontianak Berstatus Bahaya, Kemenkes Ungkap Indeks Pencemaran Udara Tembus 328

9 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal