Kabut Asap Bisa Sebabkan Pneumonia, Ini Penyebabnya

Niko Prayoga
Selain mengganggu jarak pandang, paparan asap juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pneumonia. (Foto: Ilustrasi AI)

Dengan demikian, kabut asap tidak secara langsung menjadi penyebab pneumonia karena asap bukan merupakan kuman. Namun, paparan asap dapat merusak mekanisme pertahanan paru sehingga mikroorganisme penyebab infeksi lebih mudah berkembang.

Prof. Erlina mengingatkan risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap juga tidak sama pada setiap orang. Kelompok tertentu memiliki risiko lebih tinggi mengalami perburukan kondisi ketika kualitas udara memburuk.

“Kuman itu tidak berdampak sama pada setiap orang. Yang paling perlu diperhatikan adalah anak-anak, lansia, serta mereka dengan asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), atau penyakit jantung. Daya tahan paru mereka lebih terbatas, sehingga gangguan ringan pun bisa cepat memberat,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kabut Asap Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Ungkap 3 Cara Mengatasinya

5 hari lalu

Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria

6 hari lalu

Kabut Asap Karhutla di Pontianak Berstatus Bahaya, Kemenkes Ungkap Indeks Pencemaran Udara Tembus 328

9 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal