Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien anak. (Foto: Ilustrasi AI)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan influenza musiman menyebabkan sekitar 1 miliar kasus setiap tahun di dunia, termasuk 3-5 juta kasus penyakit berat dan sekitar 290.000-650.000 kematian akibat penyakit pernapasan terkait influenza setiap tahun. 

Pada kondisi berat, influenza dapat berkembang menjadi pneumonia hingga sepsis. Penyakit ini juga dapat memperburuk kondisi kronis yang sudah dimiliki seseorang.

Kelompok yang lebih berisiko mengalami komplikasi antara lain anak berusia di bawah 5 tahun, terutama balita, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit kronis atau kondisi yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. 

CDC juga menyebut anak di bawah 5 tahun, terutama di bawah 2 tahun, memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius akibat influenza. Komplikasinya dapat berupa pneumonia, dehidrasi, infeksi telinga hingga gangguan otak dan, pada kasus yang jarang, kematian. 

Lantas, Mana yang Lebih Berbahaya: Influenza A atau Covid-19?

Perbandingan antara Influenza A dan Covid-19 tidak bisa ditentukan dengan satu ukuran.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
24 jam lalu

Kasus Influenza A Mulai Naik di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya!

1 hari lalu

Kasus Influenza A Dikabarkan Meningkat di Indonesia, Kemenkes Ungkap Faktanya!

5 bulan lalu

Apakah Ibu Hamil Boleh Divaksin Influenza? Ini Penjelasan Dokter

5 bulan lalu

Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal