Kemenkes Angkat Bicara soal Aturan Larangan Iklan Susu Formula Bayi 

Syifa Fauziah
Ada alasan di balik larangan iklan susu formula. (Foto: NCT)

"Saya menyambut baik Peraturan Pemerintah tentang larangan iklan susu formula itu, yang salah satunya gak boleh ada diskon," ungkap Ketua IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K). 

"Karena apa? Susu formula itu bukannya susunya jelek, tapi itu bisa mencegah ASI eksklusif. Padahal, ASI eksklusif itu luar biasa banyak manfaatnya, salah satunya ada antibodi di ASI," ujarnya menambahkan. 

Kemenkes menerangkan beberapa kegiatan yang dapat menghambat pemberian ASI eksklusif sesuai isi Pasal 33 PP Kesehatan, yaitu: 

1. Pemberian contoh produk susu formula bayi dan/atau produk pengganti ASI lainnya secara cuma-cuma, penawaran kerjasama, atau bentuk apapun kepada fasilitas pelayanan kesehatan, upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, tenaga medis, tenaga kesehatan, kader Kesehatan, ibu hamil, atau ibu yang baru melahirkan. 

2. Penawaran atau penjualan langsung susu formula bayi dan/atau produk pengganti air susu ibu lainnya ke rumah.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 jam lalu

6 Dokter Internship Meninggal, Kemenkes Skrining Kesehatan 10.564 Peserta di Seluruh Indonesia

1 hari lalu

Kemenkes Didesak agar Merespons Aksi Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

1 hari lalu

Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak

3 hari lalu

Kemenkes Ungkap Dokter Muda yang Tewas di Kalibata Punya Masalah Kesehatan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal