Kenapa Remaja Lebih Nyaman Curhat ke Teman daripada Orang Tua? Ini Penjelasannya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak muda dilatih untuk bisa menjadi konselor sebaya. (Foto: Dokumentasi: Humas Kementerian Transmigrasi / Tim Ekspedisi Patriot UNAIR)

Menurut dia, kemampuan mengenali masalah yang dialami teman, mendekati mereka dengan cara yang tepat, serta membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi remaja.

"Kami harapkan generasi muda ini nanti yang akan mempunyai daya kreatif untuk membangun wilayahnya," ujar Endang dalam keterangan resminya, Minggu (11/10/2026).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengenalkan konseling sebaya di sekolah. Melalui pendekatan ini, siswa dibekali kemampuan mengenali emosi, memahami kondisi teman, dan menjadi penghubung ketika ada teman yang membutuhkan bantuan lebih lanjut.

Bagi Sadiqah Adzana Islami, siswa kelas 9C SMP Negeri 8 Prafi yang menjadi kader konselor sebaya, pengalaman tersebut memberinya pemahaman baru tentang cara menghadapi perasaan dan mengambil keputusan.

"Saya mendapatkan banyak materi dari kakak-kakaknya, tentang mengenali emosi, terus berpikir sebelum bertindak," ujar Sadiqah pada Senin (5/10/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental

10 hari lalu

Selalu Menahan Tangis agar Terlihat Kuat? Ini Dampaknya bagi Mental

1 bulan lalu

Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri

6 hari lalu

Di Simulasi PBB Ini, Anak Muda Terbuka Bahas Konflik Antarnegara hingga Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal