Kenapa Remaja Lebih Nyaman Curhat ke Teman daripada Orang Tua? Ini Penjelasannya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak muda dilatih untuk bisa menjadi konselor sebaya. (Foto: Dokumentasi: Humas Kementerian Transmigrasi / Tim Ekspedisi Patriot UNAIR)

Dia pun berencana menyusun program bersama teman-temannya agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

"Saya akan menyusun program, mungkin bersama teman-teman saya," katanya.

Sadiqah berharap teman-teman sebayanya dapat belajar mengendalikan emosi dan membiasakan diri berpikir sebelum bertindak. Kemampuan ini dinilai penting agar persoalan dalam pergaulan tidak langsung berujung pada konflik.

Guru SMP Negeri 8 Prafi, Riyanto, juga menilai pendampingan terhadap remaja diperlukan untuk menghadapi tantangan pergaulan saat ini.

"Kami bersyukur teman-teman dari Tim Patriot boleh berkunjung ke sekolah kami untuk lebih memfasilitasi, bagaimana proses selanjutnya terkait pergaulan yang dihadapi oleh remaja sekarang," ujar Riyanto pada Senin (5/10/2026).

Menurut dia, pembinaan semacam ini dapat membantu sekolah mengarahkan siswa pada perilaku yang lebih positif.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental

10 hari lalu

Selalu Menahan Tangis agar Terlihat Kuat? Ini Dampaknya bagi Mental

1 bulan lalu

Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri

6 hari lalu

Di Simulasi PBB Ini, Anak Muda Terbuka Bahas Konflik Antarnegara hingga Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal