Konsumsi Gula Berlebihan Tingkatkan Risiko Alzheimer

Siska Permata Sari
Kadar gula yang tinggi bisa meningkatkan risiko Alzheimer (Foto: Ilustrasi/Huffington Post)

JAKARTA, iNews.id - Konsumsi gula yang berlebihan sering kita ketahui sebagai penyebab dari penyakit tak menular berbahaya seperti obesitas dan diabetes. Kedua penyakit ini rentan sekali menjalar ke penyakit kompleks lain seperti kanker dan jantung.

Namun, terdapat penelitian yang mengungkapkan korelasi gula berlebihan dengan penyakit yang menyerang otak, yakni Alzheimer.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia menghubungkan kadar gula darah dan insulin dengan diabetes serta penurunan kognitif.

Dilansir dari Well and Good Kamis (1/2/2018), penelitian tersebut melibatkan 5.189 orang peserta selama periode 10 tahun dan menemukan hubungan antara gula darah tinggi dan tingkat penurunan fungsi otak. Bahkan ini di luar seseorang itu menderita diabetes atau tidak.

Meski penelitian ini dibutuhkan tindak lanjut lagi untuk memastikan efek gula terhadap fungsi otak, salah satu pakar kesehatan otak sekaligus penulis Genius Foods, Max Lugavere menghubungkan antara kadar gula tinggi dengan penyakit Alzheimer.

Editor : Nanang Wijayanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

58 Tahun Lawan DBD, Kenapa Penyakit Ini Tak Kunjung Hilang dari Indonesia?

22 jam lalu

Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa

1 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenkes Siapkan Nebulizer hingga Obat Tetes Mata di Puskesmas

24 jam lalu

Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal