Kronologi Lengkap Dokter PPDS Anestesi Unpad Diduga Perkosa Penunggu Pasien di RSHS

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi korban pemerkosaan dokter PPDS anestesi Unpad di RSHS Bandung. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Viral dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Padjadjaran (Unpad) diduga perkosa penunggu pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Seperti apa kronologi lengkapnya?

Tindakan kekerasan seksual ini dilakukan bukan hanya oleh satu orang, melainkan dua oknum dokter PPDS Anestesi Unpad. Korban dibius terlebih dulu sebelum dirudapaksa. Berikut kronologi lengkapnya.

Kronologi Lengkap Dokter PPDS Anestesi Unpad Diduga Perkosa Penunggu Pasien di RSHS

Menurut informasi yang diperoleh iNews.id dari akun Instagram @ppdsgram, oknum dokter PPDS membius korban dengan dalih ingin mengambil darah. Ini dilakukan dengan alasan pasien membutuhkan donor darah.

"Assalamualaikum dok, izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 residen anestesi PPDS FK Unpad melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius," tulis informasi awal kejadian ini, dikutip Rabu (9/4/2025).

Kasus pemerkosaan ini diketahui karena adanya rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi dua oknum dokter PPDS anestesi tersebut. Kini, keluarga korban memutuskan menempuh jalur hukum untuk menuntut perbuatan pelaku.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Terbongkar Modus Eks Pelatih Panjat Tebing Diduga Lecehkan Atlet, 5 Orang Jadi Korban

4 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Tetapkan Eks Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Tersangka Kekerasan Seksual

10 hari lalu

Kreator Konten Soroti Lulusan Perguruan Tinggi Sulit Cari Kerja: Kita Dipertontonkan Hipokritas

11 hari lalu

iNews Campus Connect di Unpad, Mahasiswa Bersuara Sampaikan Kritik dan Aspirasi

11 hari lalu

iNews Campus Connect Unpad, Syafril Nasution Dorong Mahasiswa Berani Ciptakan Perubahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal