Kurangi Risiko Penyakit Berbahaya akibat Rokok, Salah Satunya lewat Pendekatan Ini

Vien Dimyati
Kurangi bahaya merokok lewat pendekatan holistik (Foto: Lradac)

Hal ini pun dibuktikan dalam penelitian tentang potensi genotoksik pada rongga mulut yang dilakukan oleh pihaknya terhadap 55 responden yang terdiri atas 15 orang pengguna rokok elektrik, 20 orang perokok, dan 20 orang responden yang tidak merokok dan tidak menggunakan rokok elektrik sepanjang kurun waktu penelitian. 

Berdasarkan hasil penelitian, responden pengguna rokok elektrik menunjukkan jumlah dan total mikronukleus yang lebih kecil dibandingkan responden perokok, serta diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas dan dampak jangka panjang.

Mikronukleus merupakan inti sel kedua yang terbentuk akibat kegagalan pada pembelahan kromosom. Mikronukleus terbentuk sebagai akibat paparan zat toksik. Terbentuknya mikronukleus bisa menjadi pertanda adanya kerusakan DNA khususnya pada rongga mulut.

“Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan rokok elektrik memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada perokok, sehingga potensi terjadinya rangsangan karsinogenik pada perkembangan jaringan epitel di rongga mulut juga lebih rendah” katanya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Health
14 hari lalu

Menkes Imbau Istri Ingatkan Suami Berhenti Merokok, Sebungkus Rokok Sama dengan 16 Butir Telur

Nasional
2 bulan lalu

MNC Peduli Gelar Donor Darah dan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Health
3 bulan lalu

Ingatkan Bahaya Rokok, Yayasan Kanker Indonesia: Jangan Percaya Opini! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal