Makan Cokelat Bisa Bikin Panjang Umur, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya

Annastasya Rizqa
Di balik kenikmatannya, muncul anggapan makan cokelat, terutama cokelat hitam, bisa membantu memperlambat penuaan. (Foto: AI)

Theobromine sendiri memberi rasa pahit khas pada cokelat hitam. Selain berperan dalam cita rasa, senyawa ini diduga memiliki efek biologis yang berpotensi mendukung kesehatan sel. Tak heran jika cokelat hitam, yang memiliki kadar kakao lebih tinggi dibanding cokelat susu, mengandung theobromine lebih banyak.

Namun, penting untuk tidak menarik kesimpulan berlebihan. Cokelat, termasuk cokelat hitam, tetap mengandung gula dan lemak. Jika dikonsumsi secara berlebihan, justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Kesimpulannya, anggapan makan cokelat bisa bikin panjang umur belum sepenuhnya bisa disebut fakta. Cokelat hitam memang memiliki komponen yang dikaitkan dengan penuaan yang lebih lambat, tetapi kuncinya tetap pada pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, bukan mengandalkan cokelat semata.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Health
25 hari lalu

Fuji Didiagnosis ADHD, Dilarang Makan Cokelat Banyak-Banyak!

Sains
2 bulan lalu

Ilmuwan China Bikin Obat Panjang Umur, Jaminan Hidup 150 Tahun!

Bisnis
6 bulan lalu

Cokelat Khas Nusantara Tembus Pasar Global, UMKM Binaan BRI Unjuk Gigi di Singapura

Bisnis
6 bulan lalu

UMKM Binaan BRI Ini Ikuti Pameran Internasional di Singapura, Buktikan Kekuatan Produk Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal