Makan Terlalu Larut Malam Picu Lonjakan Gula Darah, Ini Alasannya

Mei Sada Sirait
Makan terlalu larut malam ternyata tidak hanya dapat mengganggu waktu tidur, tetapi juga berpengaruh terhadap cara tubuh mengatur kadar gula darah. (Foto: Ilustrasi AI)

Meski demikian, menghindari makan larut malam bukan berarti seseorang harus memaksakan diri berpuasa selama mungkin. Durasi dan waktu makan perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing.

Kualitas Makanan Tetap Penting

Selain memperhatikan waktu makan, jenis makanan yang dikonsumsi juga tidak kalah penting. Pola makan sehat sebaiknya tetap menjadi dasar dalam menjaga kadar gula darah.

Buah dan sayuran, kacang-kacangan, polong-polongan, ikan berlemak, kenari, dan minyak zaitun dapat menjadi pilihan. Makanan kaya antioksidan dan polifenol seperti blueberry juga dapat dimasukkan dalam menu sehari-hari.

Sebaliknya, konsumsi gula tambahan dan daging olahan sebaiknya dibatasi. Pola makan MIND, Mediterania, dan DASH juga memiliki bukti observasional terkait dengan penuaan kognitif yang lebih lambat.

Karena itu, kebiasaan makan terlalu larut malam sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus. Mengatur waktu makan lebih awal, mengurangi ngemil malam, serta memilih makanan bernutrisi dapat menjadi bagian dari pola hidup yang mendukung kesehatan metabolisme.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 jam lalu

Bukan Cuma Turunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Bisa Perlambat Penuaan Otak

2 bulan lalu

Sering Ngantuk dan Lemas setelah Makan? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Melonjak

2 bulan lalu

70 Persen Sistem Imun Ada pada Usus, Dokter Ungkap Fakta Ini

2 bulan lalu

Sering Sakit Padahal Pola Makan Sudah Sehat? Bisa Jadi akibat Masalah Usus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal