Mencegah Konten Hoaks Seputar Isu Kesehatan, Akademisi Ingatkan Hal Ini!

Vien Dimyati
Mencegah info hoaks seputar kesehatan (Foto: Ist)

"Kita perlu cakap digital, paham budaya digital, memahami budaya orang lain, jangan hanya dari kacamata kita,” kata Bevaola.

Ketua Umum RTIK Indonesia Fajar Eri Dianto mengatakan, pandemi mendorong transformasi digital. Banyak kemudahan yang diciptakan mulai di sektor UMKM hingga kesehatan. Tanpa disadari, ini menyeret masyarakat ke euforia digital. Orang menjadi sangat nyaman dan percaya dengan dunia digital. 

Dari sini, maka diperlukanlah literasi digital yang mencakup kecakapan, budaya, etika, dan keamanan di ranah digital. Terkait keamanan digital, Fajar menuturkan ada banyak kompetensi, termasuk
pemahaman akan UU ITE.

"Hoaks di dunia kesehatan bisa dijaring dengan UU ITE. Bagaimana kita bisa aman berkomentar, posting, dan menyebar informasi? Pertama, informasi harus benar. Disertai bukti. Pahami konsekuensinya. Pikirkan apakah informasi ini bermanfaat dan penting untuk disebar. Dan apakah harus sekarang disebarluaskan. Terakhir, kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita sampaikan,” kata dia.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Komdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla, Pastikan Terbuka dengan Kritik

10 hari lalu

Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda

14 hari lalu

95% Penonton Indonesia Percaya YouTube, Ini Datanya!

21 hari lalu

Tempuh Jalur Hukum, Hary Tanoesoedibjo Resmi Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal