Napas Ngos-ngosan saat Naik Tangga, Dokter Peringatkan Perokok Tanda Kerusakan Paru-Paru

Niko Prayoga
Bagi perokok, napas ngos-ngosan saat aktivitas bisa menjadi alarm awal kerusakan paru-paru yang berlangsung perlahan tanpa disadari. (Foto: Ilustrasi AI)

“Sementara itu, racun rokok terus menyusup sampai ke alveoli, kantung kecil tempat oksigen diserap tubuh. Dinding alveoli perlahan rusak dan kehilangan kelenturannya, sehingga tubuh makin sulit mendapat oksigen yang cukup, terutama saat beraktivitas,” ujar dia.

Jika paparan rokok terus berlangsung, kerusakan pada saluran napas dan alveoli dapat semakin parah. Peradangan dalam jangka panjang berisiko menyebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), kondisi yang membuat saluran napas menyempit secara permanen.

Prof. Erlina mengatakan sesak napas akibat PPOK berbeda dengan rasa lelah atau sesak setelah melakukan aktivitas fisik biasa. Gejalanya dapat terus memburuk seiring waktu.

“Kalau dibiarkan bertahun-tahun, saluran napas yang meradang akan menyempit secara permanen, kondisi yang disebut PPOK. Berbeda dari sesak biasa yang hilang setelah istirahat, sesak akibat PPOK terus memberat dan sulit pulih meski Anda berhenti merokok,” ujar Prof. Erlina.

Pada kondisi yang lebih parah, gangguan pada paru-paru juga dapat disertai komplikasi seperti efusi pleura atau penumpukan cairan di sekitar paru-paru. Kondisi tersebut dapat membuat paru-paru sulit mengembang secara optimal sehingga keluhan sesak semakin berat.

Karena itu, Prof. Erlina mengingatkan masyarakat, terutama perokok aktif yang mulai mengalami keluhan pada pernapasan, agar tidak mengabaikan gejala tersebut dan segera melakukan pemeriksaan.

“Jadi kalau sesak mulai terasa, periksakan diri ke spesialis paru sebelum semuanya terlambat,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

Paus Leo XIV Segera Jalani Operasi, Vatikan Ungkap Perkiraan Waktu Pemulihan

12 hari lalu

Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi, Ini Penjelasan soal Benjolan di Paru-parunya

2 bulan lalu

Orang Utan yang Sempat Viral Mati usai Ditemukan Kritis di Parit, Diduga Terpapar Asap Karhutla

2 bulan lalu

Partikel Kabut Asap 30 Kali Lebih Kecil dari Rambut, Bisa Bikin Pertahanan Paru Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal