Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

Muhammad Sukardi
Penyakit osteoporosis. (Foto: Freepix)

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Osteoporosis

Menurut penjelasan dr. Rizky, osteoporosis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses penuaan, gangguan hormon, kekurangan nutrisi, hingga kurangnya aktivitas fisik.

Perempuan berusia di atas 50 tahun termasuk kelompok yang lebih rentan mengalami osteoporosis. Kata dr Rizky, perbandingan risiko pada perempuan dan laki-laki masing-masing sekitar satu dari empat perempuan dan satu dari delapan laki-laki.

Salah satu faktor yang memengaruhi risiko pada perempuan adalah menopause. Setelah menstruasi berhenti, kadar hormon estrogen menurun. Padahal, hormon ini memiliki peran penting dalam mempertahankan kekuatan tulang.

"Meski demikian, osteoporosis tidak hanya berkaitan dengan usia dan jenis kelamin. Asupan kalsium yang tidak mencukupi, gangguan makan, kebiasaan merokok, konsumsi kafein dan alkohol secara berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik juga termasuk faktor risiko yang perlu diperhatikan," papar dr Rizky. 

Dia melanjutkan, "Seseorang bahkan dapat memiliki lebih dari satu faktor risiko sekaligus. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tulang perlu dilakukan melalui kebiasaan hidup sehat yang konsisten."

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria

6 bulan lalu

Perempuan Lebih Rentan Osteoporosis Bukan Mitos: Ini Penyebabnya

1 tahun lalu

Viral Wanita di China Patah Tulang Gegara Tak Mau Terkena Matahari, Alami Osteoporosis Akut

2 tahun lalu

Cara Deteksi Osteoporosis di Usia Muda, Lengkap dengan Pencegahannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal