Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

Muhammad Sukardi
Penyakit osteoporosis. (Foto: Freepix)

Dengan membangun kebiasaan sehat sejak usia produktif, seseorang dapat berinvestasi untuk menjaga fungsi tulang hingga usia lanjut.

Bagaimana Cara Mengetahui Seseorang Mengalami Osteoporosis?

Osteoporosis tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan apabila seseorang memiliki faktor risiko atau membutuhkan penilaian kondisi tulang.

Dokter Rizky menjelaskan bahwa diagnosis osteoporosis tidak cukup hanya berdasarkan pemeriksaan klinis. Penilaian perlu didukung pemeriksaan kepadatan mineral tulang menggunakan alat khusus, yakni dual-energy X-ray absorptiometry (DXA).

Pemeriksaan ini dapat mengukur kepadatan tulang, umumnya pada tulang belakang dan panggul, serta membantu dokter menilai risiko osteoporosis berdasarkan hasil pengukuran dan kondisi pasien.

Dalam keadaan tertentu, pemeriksaan laboratorium juga dapat dilakukan untuk mencari kemungkinan penyebab lain atau menilai metabolisme tulang. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup kadar kalsium, fosfor, dan alkaline phosphatase, sesuai kebutuhan klinis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria

6 bulan lalu

Perempuan Lebih Rentan Osteoporosis Bukan Mitos: Ini Penyebabnya

1 tahun lalu

Viral Wanita di China Patah Tulang Gegara Tak Mau Terkena Matahari, Alami Osteoporosis Akut

2 tahun lalu

Cara Deteksi Osteoporosis di Usia Muda, Lengkap dengan Pencegahannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal