Psikolog Ungkap Relationship dan Finansial Picu Masalah Mental Generasi Muda

Muhammad Sukardi
Psikolog Offie Dwi Natalia memberi penjelasan tentang art therapy. (Foto: Muhammad Sukardi)

Perlu dipahami bahwa seseorang dikategorikan mengalami gangguan mental itu harus dengan asesmen profesional. Tidak bisa 'self-diagnose' hanya mengacu pada informasi yang seliweran di media sosial. 

Misalnya, Anda mengalami kegelisahan yang tidak tahu penyebabnya, tapi itu terjadi hanya di momen tersebut. Beberapa jam kemudian, Anda tidak panik lagi tanpa melakukan tindakan penanganan. 

Kondisi yang seperti itu tidak bisa serta merta langsung dicap sebagai gangguan mental. Pun ketika Anda merasa 'down' dan malas bekerja atau belajar, tapi itu terjadi hanya di momen tersebut. 

Karen itu, sangat disarankan mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater untuk membantu memvalidasi apa yang sebenarnya Anda alami. Dengan begitu, masalah yang dihadapi bisa mendapat solusi yang tepat dan terbaik. 

Gejala Gangguan Mental

Secara umum, kata Offie, setidaknya ada empat gejala gangguan mental. Mengacu pada penjelasan Badan Kesehatan Dunia (WHO), sederhananya berikut di antaranya:

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Selalu Menahan Tangis agar Terlihat Kuat? Ini Dampaknya bagi Mental

8 hari lalu

Ahmad Alimuddin Ingatkan Mahasiswa soal Pentingnya Data Sebelum Berkomentar di Media Sosial

25 hari lalu

Keluarga 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang Kontak Dapat Pendampingan Medis hingga Psikolog 

27 hari lalu

Puspresnas Gandeng IGN Kembangkan Talenta Debat pada Generasi Muda, Ini Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal