Regulasi Berbasis Ilmiah Dapat Mengatasi Risiko Kesehatan dari Rokok 

Vien Dimyati
Menghentikan kebiasaan merokok (Foto: World Health organization)

JAKARTA, iNews.id - Mengurangi kebiasaan merokok memang agak sulit untuk dilakukan. Sebagai gantinya, perokok dapat beralih ke produk alternatif.

Banyak penelitian yang menyatakan tembakau alternatif memiliki dampak risiko lebih rendah dibandingkan rokok bakar.

Maka dari itu, bukti ilmiah dapat dijadikan acuan dalam proses perumusan dan penerbitan regulasi produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Salah satunya, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, snus, dan kantung nikotin, yang memiliki risiko lebih rendah daripada rokok. 

Hal ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam konferensi virtual Western Economic Association International (WEAI) yang berlangsung di Korea Selatan pekan lalu.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Gadjah Mada, Satria Aji Imawan, yang turut hadir dalam konferensi tersebut mengatakan, berbagai bukti ilmiah mengenai produk HPTL telah tersedia dan dipublikasikan secara umum oleh sejumlah badan penelitian independen. Bukti ilmiah tersebut perlu ditelaah dan dijadikan acuan oleh pemerintah dalam membuat regulasi khusus untuk produk HPTL.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Lawan Kecanduan Nikotin Tak Cukup Modal Niat, Demi Kesehatan Butuh Komitmen dan Konsistensi

13 hari lalu

Perpres Ojol Atur Perlindungan Mitra, Aplikator Wajib Respons Aduan Driver Maksimal 7 Hari

15 hari lalu

Wamenkomdigi Pastikan Perpres Ojol Jamin Pendapatan Layak dan Perlindungan Pengemudi

17 hari lalu

DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, Berikut 8 Aturan Strategisnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal