"Terus siangnya langsung kerja lagi, sorenya langsung di acara," tuturnya.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab diare yang dialami Ricis. Namun, kejadian tersebut dapat menjadi pengingat untuk mengenali penyebab diare, risiko komplikasi, serta tanda-tanda yang mengharuskan seseorang segera mendapatkan pertolongan medis.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diare adalah kondisi ketika seseorang buang air besar dengan tinja encer atau cair sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari, atau lebih sering daripada kebiasaan normalnya.
Diare dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab yang umum adalah infeksi saluran pencernaan akibat virus, bakteri, atau parasit. Mikroorganisme tersebut dapat masuk ke tubuh melalui makanan dan air yang terkontaminasi maupun penularan akibat kebersihan tangan yang kurang terjaga.
Selain infeksi, diare juga dapat dipicu oleh beberapa kondisi berikut:
1. Makanan atau minuman yang terkontaminasi. Makanan yang diolah atau disimpan secara tidak higienis dapat menjadi media penularan mikroorganisme penyebab infeksi pencernaan.
2. Intoleransi makanan. Sebagian orang mengalami diare setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu yang sulit dicerna tubuh, misalnya produk susu pada orang dengan intoleransi laktosa.