RS Lapangan Dibangun Imbas Gempa NTT, Ibu Hamil hingga Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas

Niko Prayoga
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan rumah sakit lapangan sebagai solusi cepat untuk menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan setelah gempa bumi Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Langkah tersebut diambil setelah sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan, termasuk RSUD Nagekeo yang terdampak cukup parah hingga tidak dapat menjalankan pelayanan secara normal.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah harus bergerak cepat agar kondisi fasilitas kesehatan yang rusak tidak membuat pasien dengan kebutuhan medis mendesak kehilangan akses pengobatan.

"Khusus untuk Rumah Sakit Nagekeo karena sudah berhenti beroperasi, kita kemarin malam kirim rumah sakit lapangan. Jadi pakai tenda gitu ya kita kirim ke sana dan rencana mungkin tiba di Nagekeo dalam sehari dua hari ini dan bisa terbangun," kata Budi saat ditemui di kawasan Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Rumah sakit lapangan tersebut nantinya menjadi bagian dari strategi tanggap darurat sembari pemerintah memperbaiki fasilitas kesehatan yang rusak akibat gempa.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
26 menit lalu

Korban Gempa NTT Jangan Panik! Menkes Pastikan Stok Obat-obatan Cukup

37 menit lalu

Kisah Dramatis Ibu Hamil Melahirkan saat Gempa NTT, Nyaris Tak Bisa Dibawa ke RS

43 menit lalu

27 Gempa Susulan Guncang NTT dalam 1 Jam Siang Ini, Terbesar M4,3

49 menit lalu

9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal