Sementara untuk puskesmas yang terdampak, pemulihan ditargetkan berlangsung maksimal dua minggu dengan prioritas pelayanan ibu hamil, persalinan dan imunisasi.
Menkes Budi mengatakan kelompok rentan dan pasien dengan kebutuhan medis khusus menjadi perhatian utama dalam penanganan kesehatan pascagempa.
Ibu hamil dengan komplikasi, korban patah tulang hingga pasien yang membutuhkan cuci darah termasuk kelompok yang membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan.
"Jadi harusnya pagi ini sudah sampai, tadi saya belum sempat lihat, saya sudah tahu (tim) sudah jalan, mudah-mudahan jadi bisa selamat. Itu sebabnya yang critical emang ibu-ibu hamil, patah tulang itu critical, dan juga yang mau cuci darah itu sangat critical," ujar Budi.
Selain kelompok tersebut, layanan bagi warga lanjut usia juga perlu dipastikan tetap tersedia selama kondisi darurat. Pasien lansia yang memiliki penyakit kronis berisiko mengalami gangguan kesehatan apabila akses terhadap obat dan pelayanan rutin terhenti.