Sasa Inti Melakukan Transformasi dengan Hati

Rizqa Leony Putri
PT Sasa Inti terus bertransformasi. (Foto: dok Sasa)

Agus percaya, perubahan kultur yang dibangun secara sistematis dalam dua tahun terakhir ini menjadi kunci sukses transformasi Sasa. Dia pun percaya, lima strategi yang dijalankan dan telah menjadi panduan arah transformasi berhasil meningkatkan kinerja perusahaan. 

Sebagai gambaran untuk kategori MSG, Sasa memimpin pasar dengan penguasaan 90 persen, khususnya di Pulau Jawa. Untuk tepung bumbu sebagai pendatang baru, penjualan Sasa Tepung Bumbu juga terus melaju ke posisi memimpin pasar. 

Ekuitas merek Sasa pun meningkat dua kali lipat dibandingkan 2018. Berdasarkan laporan Kantar, untuk kategori SF dan MSG ekuitas merek Sasa nomor satu pada 2020. Ekuitas merek produk non-MSG nya juga meningkat. 

Agus optimis, berita baik ini akan terus berlanjut. Selama 2020 Sasa berhasil mengurangi production cost-highest GV ever, meningkatkan employee engagement index, dari 90 persen pada 2019 menjadi 93 persen pada 2020 dan memperoleh lebih dari 35 penghargaan sepanjang 2020. (CM)

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pendapatan LPGI Naik 33,9 Persen di Semester I 2026, Laba Tembus Rp130,5 Miliar

18 hari lalu

Cerita Bahlil Negosiasi Investasi Baterai Kendaraan Listrik Rp153 Triliun Tanpa Fasih Berbahasa Inggris

20 hari lalu

Kementerian ATR Uji Coba Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Mulai 17 Agustus

26 hari lalu

Pramono Ubah Total Sistem Pengelolaan Sampah di Jakarta, Kini Wajib Dipilah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal