Sasa Inti Melakukan Transformasi dengan Hati

Rizqa Leony Putri
PT Sasa Inti terus bertransformasi. (Foto: dok Sasa)

"Nah, saat ini produk Sasa banyak digunakan oleh Baby Boomer dan Gen X, sedangkan konsumen masa depan Sasa, selain Gen X, adalah milenial dan Gen Z," kata Agus.

Bisnis FMCG saat ini sangat kompetitif. Melihat tren yang berkembang, volume dan buyer growth-nya sangat tinggi "Jadi, kami melihat, meskipun kompetisinya sangat tinggi, peluang pertumbuhannya juga sangat besar," katanya.

Agus mengakui, pandemi Covid-19 juga menjadi katalisator untuk berubah. Pandemi Covid-19 mendorong perusahaan untuk banyak melakukan perubahan, terkait dengan sistem, talenta, dan sebagainya.

Alaşan lainnya, objektif pertumbuhan Sasa tetap naik. Tidak sekadar penjualannya yang naik, tetapi manajemen pun berharap secara organisasi juga menjadi lebih baik.

"Kami berupaya terus selalu mengedepankan inovasi dan transformasi dalam setiap produk; mengantarkan visi dan misi Sasa membangun digitalisasi dan otomatisasi," ujar Agus. 

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Wujud Nyata Transformasi Layanan, Pegadaian Tembus Top 10 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

10 hari lalu

TASPEN Gelar GRC Insight Forum 2026, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Penguatan Tata Kelola dan Kolaborasi Proaktif

2 bulan lalu

MNC Bank Gelar Program Literasi Service in-Motion, Dorong Sinergi Koperasi di Indonesia

2 bulan lalu

Pendapatan LPGI Naik 33,9 Persen di Semester I 2026, Laba Tembus Rp130,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal