"Kombinasi kalium, likopen, dan citrulline dalam semangka dapat membantu mendukung tekanan darah dan aliran darah yang sehat," kata Michelle Routhenstein.
Tak hanya itu, semangka juga memiliki efek kardioprotektif atau membantu melindungi kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan buah ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan.
Manfaat lain yang tak kalah penting adalah kemampuannya menjaga hidrasi tubuh. Semangka mengandung lebih dari 90 persen air sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian, terutama saat cuaca panas.
Dalam 100 gram semangka mentah hanya terdapat sekitar 30 kalori dengan kandungan lemak yang sangat rendah. Karena itu, semangka kerap menjadi pilihan camilan sehat dibandingkan makanan manis olahan yang tinggi gula dan lemak.
Meski memiliki berbagai manfaat, para ahli mengingatkan bahwa semangka bukan solusi tunggal untuk mencegah penyakit jantung, kolesterol tinggi, maupun hipertensi. Konsumsi semangka tetap perlu diimbangi pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.