Sering Terabaikan, Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi Picu Jerawat 

Muhammad Sukardi
Dokter sonia wibisono menjelaskan dampak negatif mengonsumsi gula berlebihan, salah satunya jerawat. (Foto: Yava Bali)

"Kalau sudah begitu, kotoran akan semakin gampang menempel pada kulit hingga akhirnya menyebabkan jerawat," ungkap dr Sonia. 

Penyebab acne development yang muncul karena gula, itu karena indeks glikemik dari gulanya itu sendiri yang membuat inflamasi. Pola makan dengan makanan berindeks glikemik tinggi, seperti gula rafinasi dan karbohidrat olahan, bisa meningkatkan kadar insulin dan peradangan, yang dapat memicu jerawat jadi lebih parah. 

Sebaliknya, makan makanan Low-GI atau indeks glikemik rendah bisa bantu jaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi keparahan jerawat.

Efek Negatif Konsumsi Gula Berlebih

Selain menyebabkan jerawat, konsumsi gula secara berlebihan dapat memberikan efek negatif, seperti : 

1. Tengkuk menghitam (Acanthosis Nigricans): tanda awal resistensi insulin akibat gula berlebih.
2. Penuaan dini: gula dapat merusak kolagen dan elastin kulit, membuat kulit lebih cepat kendur dan berkerut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gaya Hidup Vs Genetik: Mana yang Lebih Berpengaruh pada Diabetes?

57 tahun lalu

Waspada, Pola Makan yang Salah Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Diabetes Tipe 2

57 tahun lalu

Hindari Obesitas dengan Konsumsi Gula Ramah, Ini Faktanya

57 tahun lalu

Transformasi Kesehatan Tubuh dengan Low-GI Swaps, Hasilnya Optimal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal