Suka Ngunyah Es Batu? Menkes Ingatkan Risiko Anemia hingga Gigi Retak

Niko Prayoga
Kebiasaan mengunyah es batu perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan anemia atau kekurangan zat besi. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan mengunyah es batu mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang. Sensasi dingin dan keras saat mengunyah es batu memberikan kepuasan tersendiri. Namun, kebiasaan ini perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan anemia atau kekurangan zat besi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebiasaan mengunyah es batu. Selain berisiko merusak gigi, kebiasaan tersebut juga bisa menjadi salah satu tanda seseorang mengalami kekurangan zat besi.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan kebiasaan mengunyah es batu secara berulang dikenal dengan istilah pagophagia, yaitu bentuk khusus dari pica, kondisi ketika seseorang memiliki dorongan untuk mengonsumsi benda yang bukan makanan atau makanan dengan tekstur tertentu yang tidak lazim.

Budi menyoroti risiko kerusakan gigi akibat kebiasaan tersebut. Es batu yang keras dapat menyebabkan gigi retak, terlebih jika seseorang mengunyahnya secara terus-menerus.

"Ini kamu-kamu yang suka ngunyah es batu ini nih, jangan-jangan kamu tuh anemia? Yang suka ngunyah es batu ini, kan keras dan dingin, bisa rusak gigi kalian, bisa retak. Apalagi kalau kita sambil ngomong, kita ngunyah nih es batu ini, kan ini licin, ah tiba-tiba tertelan, aduh itu kan bahaya banget,” kata Budi, dikutip Kamis (15/10/2026).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 bulan lalu

Menu Ayam Angkak Jadi Solusi Atasi Anemia, Ini Faktanya!

12 bulan lalu

Peringatan untuk Gen Z! Doyan Minum Kopi dan Makan Seblak Rentan Kena Anemia

1 tahun lalu

Viral Wahyudin Moridu Ngaku Jualan Es Batu usai Dipecat PDIP, Netizen: Aktingmu Payah!

1 tahun lalu

Jangan Sepelekan Nyeri Tulang, Waspada Kanker Darah Multiple Myeloma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal