“Nah ternyata menarik hasilnya! Ternyata ada penelitian yang bilang bahwa penurunan risiko kematian karena sakit jantung sudah mulai terlihat sejak sekitar 3.000 langkah per hari. Bukan 10.000. Penelitian lain menunjukkan bahkan manfaatnya sudah ada di kisaran 2.500-3.000 langkah per hari,” kata dia.
Menurut dr Adam, temuan tersebut menunjukkan bahwa seseorang tidak perlu langsung memaksakan diri mencapai 10.000 langkah untuk mulai mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik.
Berjalan kaki secara rutin dapat memberikan stimulasi positif terhadap sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh. Aktivitas sederhana tersebut juga memiliki sejumlah manfaat fisiologis yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
“Berjalan kaki bisa bermanfaat karena meningkatkan aliran darah ke otak, memperbaiki sensitivitas insulin, menurunkan inflamasi sistemik, dan mendukung kesehatan pembuluh darah,” kata dr Adam.
Target 2.500 hingga 3.000 langkah per hari dapat menjadi salah satu titik awal bagi orang yang belum terbiasa aktif bergerak. Jumlah tersebut dapat menjadi pijakan untuk membangun kebiasaan aktivitas fisik secara rutin, tanpa harus merasa terbebani oleh target 10.000 langkah.