Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

Niko Prayoga
Ilustrasi anak batuk. (Foto: Ilustrasi AI)

Namun, apabila iritasi mata tidak kunjung membaik, orang tua dianjurkan membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan Menunggu Kondisi Memburuk

Mengenali tanda bahaya menjadi penting karena anak termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian khusus ketika terjadi paparan abu vulkanik.

Sebagai langkah pencegahan, orang tua sebaiknya mengurangi aktivitas anak di luar ruangan selama abu vulkanik masih menyebar. Pintu dan jendela rumah perlu ditutup rapat agar partikel abu tidak mudah masuk.

Rumah juga sebaiknya dibersihkan dengan metode basah. Hindari menyapu lantai dalam kondisi kering karena dapat membuat abu kembali beterbangan dan berpotensi terhirup.

Untuk anak usia lebih besar yang harus keluar rumah, masker N95 atau KN95 dapat digunakan dengan pemasangan yang rapat. Sementara itu, masker N95 tidak direkomendasikan untuk bayi dan balita karena berisiko mengganggu pernapasan mereka.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
14 jam lalu

Waspada! Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bisa Rusak Mata dan Kulit Anak

15 jam lalu

Cara Melindungi Si Kecil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, AyBun Wajib Tahu!

15 jam lalu

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Gagal Terbang

15 jam lalu

Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Menko AHY: Keselamatan Penerbangan Tak Bisa Ditawar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal