Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

Niko Prayoga
Ilustrasi anak batuk. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyebar ke sejumlah wilayah. Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak.

Sebab, paparan abu vulkanik dapat memicu gangguan kesehatan pada saluran pernapasan, mata, hingga kulit. Beberapa tanda bahaya ini perlu diwaspadai agar orang tua segera membawa si kecil ke fasilitas kesehatan jika tanda tersebut muncul. 

Paparan abu vulkanik umumnya dapat menyebabkan iritasi dan keluhan pernapasan. Namun, orang tua perlu mengenali gejala yang sudah masuk kategori tanda bahaya dan membutuhkan penanganan medis.

Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp. ETIA (K), melalui paparan yang diunggah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengingatkan pentingnya mewaspadai kondisi anak setelah terpapar abu vulkanik.

Salah satu tanda yang harus diperhatikan adalah napas cepat. Perubahan pola pernapasan pada anak dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada saluran pernapasan setelah menghirup partikel abu vulkanik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Waspada! Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bisa Rusak Mata dan Kulit Anak

5 jam lalu

Cara Melindungi Si Kecil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, AyBun Wajib Tahu!

5 jam lalu

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Gagal Terbang

6 jam lalu

Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Menko AHY: Keselamatan Penerbangan Tak Bisa Ditawar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal