Tidur Cuma Sebentar Setiap Hari? Dokter Ungkap Dampaknya bagi Otak

Muhammad Sukardi
Ilustrasi tidur. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Tidur sering menjadi hal pertama yang dikorbankan ketika kesibukan menumpuk. Pekerjaan belum selesai, waktu bersama keluarga, hingga kebiasaan bermain gadget membuat waktu istirahat semakin pendek. 

Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan tidur minim ternyata bukan sekadar membuat tubuh terasa lelah. Sebab, kualitas dan durasi tidur yang buruk dapat berdampak pada fungsi otak. 
Keluhan seperti sulit berkonsentrasi, mudah lupa, brain fog, perubahan suasana hati hingga penurunan fungsi kognitif dapat muncul ketika gangguan tidur berlangsung dalam jangka panjang.

Dokter Spesialis Neurologi Seraphim Medical Center dr. Oktaviana Niken P, Sp.N., mengatakan bahwa tidur memiliki peran penting bagi otak, bukan hanya sebagai waktu untuk beristirahat.

"Tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting bagi otak untuk memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori," ujar dr. Oktaviana dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, otak mengatur berbagai fungsi penting, mulai dari kemampuan berpikir, konsentrasi, perhatian, fungsi eksekutif hingga konsolidasi memori. Karena itu, gangguan tidur yang terjadi berulang tidak sebaiknya dianggap sebagai persoalan sepele.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Tidur Siang 1 Jam Bisa Pulihkan Kemampuan Otak, Ini Penjelasan Dokter

13 hari lalu

Viral Pria Pura-Pura Tidur Lecehkan Perempuan di Bus JR Connexion, Polisi Turun Tangan

17 hari lalu

Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting

21 hari lalu

Jangan Langsung Minum Kopi saat Bangun Tidur, Dokter Sarankan Lakukan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal