Dokter Oktaviana mengatakan, deteksi lebih awal dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai.
"Deteksi dini melalui pemeriksaan seperti qEEG sangat membantu menentukan penanganan yang tepat," ujarnya.
Selain pemeriksaan, pendekatan untuk menjaga kesehatan otak dan tidur juga dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Dokter Febby Astari, IFMCP, mengatakan tidak ada satu program yang otomatis cocok untuk semua orang.
"Setiap program di Brain Wellness & Sleep Center disusun secara personal berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing klien, sehingga penanganan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan otak serta tidur setiap individu," jelas dr. Febby.
Neurofeedback misalnya, digunakan untuk melatih otak memperbaiki pola gelombang yang tidak seimbang sebagai bagian dari pendekatan untuk mendukung fokus, kualitas tidur dan regulasi emosi. Sementara TPS merupakan teknologi non-invasif berbasis gelombang ultrasonik yang digunakan sebagai terapi penunjang fungsi kognitif.