Tulang Keropos Bisa Dicegah, Dokter Sarankan Terapkan 4 Kebiasaan Ini

Niko Prayoga
Ilustrasi lansia mencegah osteoporosis. (Foto: Ilustrasi AI)

Menurut Henry, stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol yang berpotensi memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap kesehatan tulang apabila berlangsung dalam jangka panjang.

"Yang terakhir, stres kurangi. Karena orang kalau stres melulu, hormon stres naik, tekanan darah naik, gula darah naik, tulang lu tambah keropos," pungkasnya.

Melalui konsep D-E-S-S, dr Henry mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tulang membutuhkan konsistensi dan tidak bisa hanya mengandalkan satu kebiasaan.

Pola makan bergizi dengan protein yang cukup, kombinasi olahraga kardio dan latihan beban, tidur berkualitas, serta pengelolaan stres perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan tersebut sebaiknya mulai diterapkan sejak usia muda. Sebab, massa tulang umumnya mencapai puncaknya pada awal usia 30-an sebelum kemudian mengalami penurunan secara alami seiring bertambahnya usia.

Dengan membangun kebiasaan sehat sejak dini, seseorang dapat membantu menjaga cadangan kekuatan tulang untuk menghadapi proses penuaan dan mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
11 jam lalu

Waspada! Tubuh Makin Bungkuk dan Pendek Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

10 hari lalu

Apakah Kekurangan Vitamin D Berisiko Osteoporosis? Dokter Bongkar Faktanya!

10 hari lalu

Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

8 jam lalu

Perempuan Lebih Cepat Bungkuk saat Lansia? Fakta Medisnya Sangat Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal