JAKARTA, iNews.id - Virus baru Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV) tengah menjadi perhatian setelah ditemukan pada pasien demam di China. Virus yang ditularkan melalui kutu ini diketahui dapat menyebabkan gejala mirip flu, mulai dari kelelahan hingga gangguan pencernaan.
Lantas, apakah virus baru ALTNV bisa menular dari manusia ke manusia?
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada 2 September 2026, belum ada bukti bahwa ALTNV mudah menular antarmanusia. Penularan yang ditemukan dalam penelitian hanya berkaitan dengan gigitan kutu.
ALTNV merupakan virus dari genus Orthonairovirus dan keluarga Nairoviridae. Virus ini berbeda secara genetik dari Dabie bandavirus (DBV), virus yang menjadi salah satu penyebab severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS).
Peneliti menemukan ALTNV setelah memeriksa 3.163 pasien demam yang memiliki riwayat paparan kutu. Hasilnya, 10,4 persen pasien terdeteksi positif ALTNV berdasarkan pemeriksaan RNA virus atau antibodi IgM.
Di antara pasien yang negatif DBV, sekitar 15,1 persen ternyata positif ALTNV. Temuan ini menunjukkan adanya virus lain yang perlu diperhatikan pada pasien dengan gejala demam dan riwayat gigitan kutu.