Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien yang sakit infeksi virus. (Foto: Ilustrasi AI)

Meski menimbulkan sejumlah gejala dan perubahan pada hasil pemeriksaan darah, seluruh pasien dalam kelompok yang hanya terinfeksi ALTNV tersebut dilaporkan pulih tanpa gejala sisa.

Artinya, berdasarkan data penelitian yang tersedia saat ini, ALTNV belum menunjukkan bahwa infeksi tunggal virus tersebut memiliki tingkat keparahan yang tinggi atau mematikan.

Risiko Lebih Besar saat Terjadi Koinfeksi

Kondisinya berbeda ketika ALTNV ditemukan bersama Dabie bandavirus (DBV). DBV merupakan virus yang menyebabkan severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS), penyakit yang dapat berkembang menjadi kondisi berat.

Dalam penelitian, terdapat 38 pasien yang mengalami koinfeksi ALTNV dan DBV.

Dibandingkan pasien yang hanya terinfeksi DBV, kelompok koinfeksi lebih sering mengalami gejala pernapasan, yakni 61 persen berbanding 38 persen.

Gangguan fungsi ginjal juga lebih banyak ditemukan pada kelompok tersebut, yakni 84 persen dibandingkan 66 persen pada pasien yang hanya mengalami infeksi DBV. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Gejala Virus Baru ALTNV Disebabkan Gigitan Kutu, Demam hingga Kelelahan

5 jam lalu

Warning! Virus Baru Ditemukan di China Namanya ALTNV

1 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

1 bulan lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal