Peneliti juga menemukan RNA ALTNV pada 1,29 persen dari 47.428 kutu yang dikumpulkan dari 15 provinsi di China.
Virus tersebut terutama ditemukan pada Haemaphysalis longicornis, yang dikenal sebagai Asian longhorned tick. Eksperimen lebih lanjut menunjukkan kutu jenis tersebut dapat menularkan virus kepada tikus.
Temuan ini menunjukkan ALTNV bukan sekadar virus yang ditemukan secara kebetulan di laboratorium. Virus tersebut memiliki kaitan dengan penyakit demam pada manusia dan beredar pada populasi kutu di sejumlah wilayah.