Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien yang sakit infeksi virus. (Foto: Ilustrasi AI)

Yang menjadi perhatian, 7 dari 38 pasien dengan koinfeksi meninggal dunia, atau sekitar 18,4 persen.

Namun, angka tersebut tidak boleh ditafsirkan sebagai angka kematian akibat ALTNV. Pasalnya, seluruh pasien yang meninggal juga mengalami infeksi DBV.

Para peneliti menyebut koinfeksi ALTNV dan DBV berkaitan dengan kondisi penyakit yang lebih berat, tetapi penelitian tersebut belum membuktikan bahwa ALTNV secara langsung menyebabkan kematian pasien. 

Mengapa Penemuan Virus ALTNV Penting?

ALTNV ditemukan setelah peneliti menyelidiki pasien dengan penyakit demam dan riwayat paparan kutu yang memiliki gejala mirip SFTS, tetapi tidak terbukti terinfeksi DBV.

Dari 3.163 pasien yang diperiksa, 10,4 persen dinyatakan positif ALTNV berdasarkan keberadaan RNA virus atau antibodi IgM. Di antara pasien yang negatif DBV, 15,1 persen ternyata positif ALTNV. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Gejala Virus Baru ALTNV Disebabkan Gigitan Kutu, Demam hingga Kelelahan

5 jam lalu

Warning! Virus Baru Ditemukan di China Namanya ALTNV

1 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

1 bulan lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal