"Ketika sebuah produk jamu memberikan hasil yang terasa terlalu instan, jangan langsung menganggapnya sebagai bukti keampuhan. Bisa jadi, justru itulah alasan untuk memastikan kembali keamanan dan legalitasnya," tutur Devana.
Dia menegaskan, masyarakat sebaiknya memilih jamu yang telah memiliki izin edar dan tidak mudah tergiur oleh klaim 'sekali minum langsung sembuh'. Menurutnya, yang terpenting bukan seberapa cepat efeknya terasa, melainkan apakah produk tersebut telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan khasiat sesuai ketentuan.
"Sebab, kesehatan bukan tentang hasil yang instan, tetapi tentang perlindungan bagi tubuh dalam jangka panjang," pungkasnya.