Waspada! Jamu Pegal Linu Ilegal Banyak Dicampur Parasetamol hingga Deksametason

Muhammad Sukardi
Ilustrasi herbal ilegal karena mengandung obat kimia. (Foto: Ilustrasi AI, Istimewa)

"Deksametason merupakan golongan kortikosteroid yang penggunaannya harus sesuai indikasi medis. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengawasan, dapat meningkatkan risiko wajah membulat (moon face), pengeroposan tulang, dan gangguan kesehatan lainnya," tambahnya. 

Menurut dia, masyarakat kerap menganggap jamu yang memberikan efek instan sebagai produk yang ampuh. Padahal, jamu dan obat bahan alam bekerja melalui proses biologis yang umumnya berlangsung secara bertahap.

Karena itu, ketika sebuah produk herbal memberikan efek yang terasa terlalu cepat, masyarakat perlu lebih waspada dan mempertanyakan penyebabnya.

BPOM mencatat, selama periode 2020 hingga 2026 terdapat 449 produk jamu mengandung BKO yang beredar di Indonesia. Sebagian besar merupakan produk ilegal karena menggunakan nomor izin edar fiktif, tidak terdaftar, maupun telah dibatalkan izin edarnya.

Dari seluruh temuan tersebut, lebih dari 90 persen merupakan jamu dengan klaim meningkatkan stamina pria, mengatasi pegal linu, dan pelangsing. Ketiga jenis produk tersebut umumnya menawarkan manfaat yang dapat dirasakan dalam waktu singkat sehingga lebih mudah menarik minat konsumen.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
24 jam lalu

Mengenal Obat Derivat Plasma, Terapi Penyelamat Nyawa yang Kini Akan Diproduksi di Indonesia

7 hari lalu

India Sepakat Pasok Obat Berkualitas dan Terjangkau ke RI

23 hari lalu

Refly Harun Sebut Dokter Tifa Masih Diinfus, Roy Suryo Tak Mau Minum Obat

23 jam lalu

BPOM Bongkar TikTok Jadi Platform dengan Penjualan Kosmetik Ilegal Tertinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal