Para musisi berusaha melanjutkan permainan selama sekitar 20 menit. Akan tetapi, kondisi yang semakin tidak kondusif akhirnya membuat mereka harus meninggalkan lokasi.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan setelah kejadian, Orchestre du Nouveau Monde menyebut sekitar 500 musisi berkumpul untuk mendukung gerakan pelajar. Mereka menyatakan konser yang telah dijadwalkan tersebut akhirnya tidak dapat berlangsung sesuai rencana karena para musisi terpaksa membubarkan diri.
Orchestre du Nouveau Monde merupakan kelompok musik yang menggunakan seni sebagai sarana menyuarakan isu sosial dan lingkungan. Melalui pertunjukan di ruang publik, mereka berupaya mempertemukan musik dengan aspirasi masyarakat.
Aksi mereka berkaitan dengan gelombang protes pelajar yang menyoroti persoalan pendidikan publik di Prancis, mulai dari kekurangan guru hingga ruang kelas yang terlalu padat dan kondisi fasilitas sekolah.
Laporan Vogue France pada 14 Oktober 2026 mencatat bahwa gerakan pelajar telah berlangsung selama beberapa pekan. Dalam aksi di Paris pada 13 Oktober, sekitar 100 musisi dari orkestra tersebut memainkan sejumlah lagu yang dinyanyikan bersama oleh peserta demonstrasi, termasuk The Hanging Tree.
Kehadiran orkestra itu memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi bagian dari penyampaian aspirasi di ruang publik. Di tengah tuntutan perubahan kondisi pendidikan, para musisi menghadirkan pertunjukan yang menyatukan seni dan solidaritas.