Dongkrak Kesejahteraan, Ketua BWI M Nuh Ajak Literasi Wakaf Uang Terus Ditingkatkan

Kastolani Marzuki
Ketua Badan Pelaksana BWI M Nuh mengajak media untuk terus meningkatkan literasi wakaf uang ke masyarakat. (Foto: iNews.id/Kastolani)

“Zakat, infak dan sedekah ibarat biaya operasional keumatan, akan habis saat dibagikan. Salah satu perbedaan antara wakaf dengan zakat. Dalam zakat, selaku amil mendapat 12,5 persen langsung dari zakat, namun pengelola wakaf mendapt 10 persen dari pengelolaan,” katanya.

Nuh menambahkan, Indonesia menjadi negara yang produktif melalui pengelolaan wakaf. Dari data BPS tahun 2021, akibat wabah Covid-19 data orang miskin meningkat. sehingga kondisi sosial ekonomi saat ini hampir sama dengan 2017.

“Rasionya kaya dan miskin pun naik lagi. Wakaf diharapkan mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Karena itu, Nuh kembali mengajak masyarakat untuk terus melakukan sosialisasi dan literasi wakaf uang.

“Media di sini sebagai pangkal paling utama untuk sosialisasi tentang wakaf (uang) ini,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Eks Mendikbud M Nuh Ditunjuk Jadi Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat

2 tahun lalu

BWI Ajak Kampus Jadi Nadzir Wakaf Uang,  Wujudkan Alternatif Dana Abadi untuk Mahasiswa

2 tahun lalu

BWI Serahkan Surat Tanda Bukti Pendaftar ke 22 Nazir Wakaf Uang

2 tahun lalu

Ketua BWI Sebut Hasil Kelola Wakaf Bisa Bantu Program Makan Siang Gratis Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal