Perbedaan qada dan qadar dapat dilihat dari ketetapannya. Allah SWT telah menetapkan bahwa qada merupakan takdir yang masih dapat diubah oleh umatnya dengan cara berikhtiar, berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mencapai keinginannya.
Berbeda dengan qada, qadar sudah tidak bisa diubah lagi, bagaimanapun caranya. Sebab Qadar telah tertulis di Lauhul Mahfudz sejak kita di dalam kandungan. Contohnya jodoh, maut, dan lain sebagainya.
اِنَّا كُلَّ شَىۡءٍ خَلَقۡنٰهُ بِقَدَرٍ
Artinya: Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (QS. Al-Qamar Ayat 49)
Perbedaan Qada dan Qadar yang ketiga dapat dilihat berdasarkan contoh yang ada di dalam kehidupan. Contoh qada misalnya, apabila seseorang menginginkan suatu rezeki yang melimpah dan berkah dari yang didapatnya saat ini. Maka seseorang perlu untuk berusaha secara sungguh-sungguh dengan diiringi berdoa, Lalu berikhtiar, dan kemudian bertawakal kepada Allah SWT.
Ini dilakukan agar bisa mengubah nasib sehingga dapat memperoleh keinginan sesuai dengan apa yang dia harapkan. Selain itu, contoh lain adalah upaya seseorang untuk bisa menjadi lebih sehat dan lebih pintar dari pada sekarang dengan cara berusaha dan berihtiar sebaik-baiknya.