Puasa Tanpa Sahur, Apakah Boleh?

Inas Rifqia Lainufar
Puasa tanpa sahur, apakah boleh? (Foto: Rawpixel/Elements Envato)

JAKARTA, iNews.id – Puasa tanpa sahur, apakah boleh? Pertanyaan tersebut tentu saja sering terbesit di pikiran Anda. Terlebih sebagian masyarakat Indonesia yang beragama Islam dan hendak melaksanakan ibadah puasa selalu menyempatkan waktu melakukan santap sahur di jam-jam mendekati waktu Subuh. 

Namun karena alasan lupa atau ketiduran, seorang muslim bisa saja melewatkan santap sahur. Lalu, apakah orang tersebut harus membatalkan puasanya karena tidak melakukan sahur? Simak jawaban lengkapnya berikut ini.

Puasa tanpa sahur, apakah boleh?

Sahur merupakan aktivitas menyantap makanan dan minuman di waktu dini hari atau sebelum memasuki waktu subuh yang dilakukan oleh umat Islam saat hendak berpuasa.

Hukum sahur  adalah sunnah atau tidak mendapatkan dosa bagi seseorang yang tidak menjalankannya. 

Dalam sebuah riwayat, Syekh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Rahimahullah pernah ditanya mengenai hukum melewatkan sahur bagi orang yang berpuasa lalu beliau menjawab, “Puasanya tetap sah karena sahur bukanlah syarat sah puasa. Makan sahur hanyalah mustahab (dianjurkan) atau sunnah.”

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

57 tahun lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

57 tahun lalu

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Didorong Geliat Ramadan

57 tahun lalu

Menag Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H: Puasa Perkuat Empati dan Kepedulian Sesama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal