Sarwendah menegaskan dirinya tidak ingin terus berhadapan dengan narasi yang menurutnya tidak sesuai fakta.
“Tidak perlu Anda memframing saya dengan narasi yang tidak benar. Cukup kasih bukti di pengadilan,” ujarnya.
Pada akhirnya, surat terbuka tersebut menjadi cara Sarwendah menyampaikan batas sikapnya. Ia tak lagi hanya memilih diam ketika polemik antara dirinya dan Ruben mulai menyeret anak-anak.