Anak Sering Ngorok dan Tidur Mulut Terbuka Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Bahaya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak tidur dengan mulut terbuka. (Foto: Ilustrasi AI)

Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab gangguan pernapasan. Dalam kondisi tertentu, anak juga dapat menjalani pemeriksaan tidur atau sleep study untuk memantau pola pernapasan dan kadar oksigen selama tidur.

Orang tua juga dapat merekam video ketika anak tidur apabila terdapat episode mendengkur keras, jeda napas atau suara seperti tersedak. Rekaman tersebut dapat membantu dokter memahami keluhan yang terjadi di rumah.

Jangan Tunggu sampai Mengganggu Kualitas Hidup Anak

Tidur bukan sekadar waktu bagi anak untuk beristirahat. Kualitas tidur berkaitan dengan kesehatan, suasana hati, kemampuan belajar dan aktivitas anak pada siang hari.

Karena itu, kebiasaan mendengkur keras atau bernapas melalui mulut yang terjadi terus-menerus sebaiknya menjadi sinyal bagi orang tua untuk lebih memperhatikan kondisi anak.

Pengalaman Kaba menjadi pengingat bahwa masalah pernapasan pada anak bisa memiliki penyebab yang berbeda-beda. Pada kasus Kaba, Zaskia menyebut alergi berat dan kondisi tulang hidung bagian dalam yang bengkok menjadi bagian dari masalah yang dialami.

Artinya, orang tua tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa anak yang mendengkur membutuhkan operasi. Yang paling penting adalah mengenali tanda-tandanya dan mencari tahu penyebabnya melalui pemeriksaan medis.

Jika anak tidur dengan mulut terbuka, mendengkur secara rutin, atau menunjukkan tanda kesulitan bernapas ketika tidur, jangan sekadar menganggapnya sebagai kebiasaan. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu memastikan apakah kondisi tersebut hanya gangguan sementara atau justru membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria

12 hari lalu

Polusi Udara Tidak Hanya Ganggu Pernapasan, Ini Bahayanya!

16 hari lalu

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

3 bulan lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal