Anak Sering Ngorok dan Tidur Mulut Terbuka Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Bahaya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak tidur dengan mulut terbuka. (Foto: Ilustrasi AI)

Pengalaman tersebut membuka perhatian terhadap satu hal yang kerap luput dari pengamatan orang tua, yaitu bagaimana anak bernapas ketika tidur.

Mengapa Anak Bisa Tidur dengan Mulut Terbuka?

Bernapas melalui mulut dapat terjadi ketika aliran udara melalui hidung terganggu. Salah satu penyebabnya adalah pembesaran adenoid atau amandel. Adenoid merupakan jaringan yang berada di bagian belakang hidung dan tenggorokan.

Menurut American Academy of Pediatrics, adenoid yang membesar dapat membuat anak lebih sering bernapas melalui mulut, mengalami napas berisik pada siang hari hingga mendengkur saat malam.

Masalah pada hidung juga dapat berperan, termasuk hidung tersumbat akibat alergi atau peradangan. Karena penyebabnya beragam, kebiasaan bernapas melalui mulut tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda satu penyakit tertentu.

Jangan Hanya Perhatikan Suara Ngorok

Mendengkur menjadi lebih perlu diperhatikan apabila muncul secara rutin dan disertai tanda gangguan pernapasan saat tidur.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria

12 hari lalu

Polusi Udara Tidak Hanya Ganggu Pernapasan, Ini Bahayanya!

16 hari lalu

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

3 bulan lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal