"Jangan nakes yang ditekan untuk sesuai keinginan pasien, padahal kami hanya pelaksana, bukan pembuat kebijakannya," ujarnya.
Meski membantah menghina Yurizal secara langsung, dr Tamara tetap menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum.
"Saya berbelasungkawa atas meninggalnya Yurizal. Semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan keluarga diberi ketabahan. Aamiin," tulisnya.
Di akhir klarifikasinya, Tamara juga meminta maaf apabila penyampaian pendapatnya menimbulkan kesalahpahaman atau menyinggung sebagian pihak.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya apabila ada yang kurang berkenan dengan penyampaian saya."