Persoalan ini rupanya bukan terjadi dalam waktu singkat. Menurut Ezra, pengelolaan email yang menaungi pencairan dana PayPal serta pendapatan akun YouTube Betrand selama ini berada di bawah tim tersebut. Namun, pihak Betrand mengaku belum menerima penjelasan maupun laporan pertanggungjawaban yang diminta sejak Mei hingga November 2026.
"Dan ini belum dikembalikan, belum ada penjelasan dari bulan Mei sampai dengan November sekarang. Dan kameramennya SW ini bekerja dengan SW. Kita sudah melakukan komunikasi secara baik-baik, tapi dari sananya si AW ini tidak menyambut dengan baik. Makanya kita lanjutkan somasi sekarang," tuturnya.
Tak hanya mempersoalkan transparansi, pihak Betrand juga mengungkap perkiraan nominal dana yang hingga kini belum jelas pertanggungjawabannya. Berdasarkan audit internal cepat yang dilakukan manajemen Betrand, nilainya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Ezra menyebut angka sementara yang ditemukan dalam pemeriksaan tersebut mencapai Rp50 juta. Meski demikian, nominal itu masih berpotensi berkembang seiring proses penelusuran lebih lanjut.
"Sementara dalam audit cepat, ini sampai dengan Rp50 juta. Jangka waktu beberapa bulan. Nanti akan berkembang, intinya kita lakukan upaya dulu supaya enggak makin membesar," sambungnya.