"Namun, setelah berjalan selama beberapa bulan, saya menerima keluhan dari sejumlah pelanggan terkait pelayanan dan pemenuhan pesanan. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi saya terhadap keberlangsungan kerja sama," demikian penjelasan Jennifer dalam pernyataannya.
Dia menegaskan keputusan tersebut diambil sebelum masa kontrak awal berakhir.
Keterangan mengenai tanggal pemutusan kerja sama ini menjadi bagian penting dari klarifikasi Jennifer, terutama karena kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak tersebut baru mencuat ke publik melalui laporan korban pada Oktober 2026.
Jennifer memahami bahwa masyarakat mempertanyakan keterlibatannya karena dia pernah menjadi wajah promosi brand tersebut. Meski begitu, dia meminta agar persoalan ini dilihat secara proporsional dan tidak berkembang menjadi kesimpulan yang belum didukung fakta.
Dia menegaskan tidak ingin mendahului proses hukum, memberikan penilaian terhadap pihak mana pun, ataupun menyimpulkan sesuatu yang belum diputuskan oleh pihak berwenang.
Jennifer menyerahkan penanganan dugaan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum sesuai kewenangannya.