Pihak agensi menyatakan tuduhan tersebut “tidak benar” dan menyebut informasi yang beredar tidak memiliki dasar yang cukup. Pernyataan tersebut ternyata justru menjadi titik awal masalah baru.
Pada 11 Agustus 2026, Bisters Entertainment kembali mengeluarkan pernyataan.
Kali ini isinya berbeda.
Agensi mengakui bahwa setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, mereka menemukan catatan yang benar-benar mencantumkan nama Ahn Sang-ho sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.
Agensi kemudian meminta maaf karena sebelumnya terlalu cepat menyatakan tudingan tersebut tidak benar tanpa melakukan verifikasi yang memadai.
“Fakta bahwa nama Ahn Sang-ho tercantum dalam daftar anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916 benar-benar ada,” demikian inti klarifikasi agensi sebagaimana diberitakan sejumlah media Korea.