Ida disebut menangani 12 episode awal sinetron tersebut sebelum penyutradaraan kemudian diteruskan oleh Rano Karno.
Hal tersebut membuat Ida memiliki bagian dalam fase awal kelahiran salah satu sinetron paling dikenang dalam sejarah televisi Indonesia.
Namun, kredit yang tersedia untuk serial secara keseluruhan mencantumkan Rano Karno sebagai sutradara, sementara Ida Farida tercatat sebagai penulis. Karena itu, penyebutan yang paling aman adalah Ida Farida menangani 12 episode awal, bukan sebagai satu-satunya sutradara sepanjang serial.
Ida Farida juga berasal dari keluarga yang memiliki hubungan kuat dengan dunia perfilman.
Ia disebut sebagai adik kandung penulis skenario dan tokoh perfilman Indonesia Misbach Yusa Biran, serta aktris Ani Hidayat.