Ekonomi Kelas Menengah Berat, Penghuni Rusun Tolak IPL Kena Pajak

Aldhi Chandra

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perhimpunan Pemilik Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) Adjit Lauhatta memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (25/9/2024).

P3RSI menolak kebijakan pemerintah terkait Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) rumah susun/apartemen dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen.

Para penghuni mengancam bakal demo jika pemerintah bersikukuh menerapkan PPN 11 persen terhadap IPL. Mereka yang kebanyakan dari kelas ekonomi menengah beralasan, dengan kondisi ekonomi saat ini akan memberatkan mereka yang dibebankan pajak tersebut.

Editor : Yudistiro Pranoto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum Pajak

57 tahun lalu

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Pemerintah Ubah Skema PKB dan BBNKB

57 tahun lalu

DJP Rencanakan PPN Jalan Tol Berlaku 2028

57 tahun lalu

MK Tegaskan Biaya Transportasi Gas LPG 3 Kg Bukan Objek Pajak

57 tahun lalu

Penampakan Rusun Marunda Terbengkalai, Seram Tak Berpenghuni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal